Rapat Koordinasi Pokja AMPL dalam rangka Penetapan Calon Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Program Hibah Air Minum Perdesaaan (HAMP) Tahun 2020

Selasa, 27 Agustus 2019

Rapat Koordinasi Pokja AMPL Dalam Rangka Penetapan Calon Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Program Hibah Air Minum Perdesaaan (HAMP) Tahun 2020

Sebagai upaya pencapaian 100% akses air minnum di kabupaten Demak, Pemerintah Kabupaten Demak melalui Kelompok Kerja Air Minum dan Penyehatan Lingkungan (Pokja AMPL) mengupayakan Program Hibah Air Minum Perdesaan (HAMP) untuk hadir di Kabupaten Demak. Program HAMP ini merupakan salah satu wujud komitmen Pemerintah Pusat dengan pemerintah Daerah untuk tercapainya target Universal Akses pemerintah Indonesia di tahun 2019. Yaitu 100% Air Minum, 0% Kumuh, 100% Sanitasi. Program ini diperuntukkan bagi Desa/BP-SPAMS?KP-SPAM yang memiliki Idle Capacity atau kapasitas sumber air berlebih dan program ini diwujudkan dalam bentuk Sambungan Rumah (SR) sesuai dengan standar teknis dari Pemerintah Pusat. Program HAMP sendiri sudah masuk di Kabupaten Demak sejak tahun 2017.

Dalam Rapat Koordinasi Pokja AMPL Dalam Rangka Penetapan Calon Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Program Hibah Air Minum Perdesaaan (HAMP) yang dilaksanakan pada tanggal pada 27 Agustus 2019 bertempat di Gedung pertemuan Bappeda Litbang Kabupaten Demak, telah ditetapkan Calon Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) yang akan mendapatkan Program HAMP berupa Sambungan Rumah (SR). Dari beberapa syarat Program HAMP, terdapat 16 Desa yang memenuhi kriteria tersebut. Adapun 16 Desa dimaksud yaitu Klitih, Tlogorejo, Morodemak, Kembangan, Krajanbogo, Ngelokulon, Gempoldenok, Mangunanlor, Tlogosih, Lempuyang, Sidokumpul, Purwosari, Sambiroto, Tanjunganyar, Tambirejo, Sambung dengan Total Sambungan Rumah sebanyak 3150 SR dan dengan anggaran sebesar 6 milyar rupiah (reimburse).